1. Ramah lingkungan dan hijau: Dengan semakin populernya kesadaran lingkungan, kustomisasi furnitur hotel semakin menekankan penggunaan material ramah lingkungan, seperti kayu terbarukan, bambu, dan lain-lain, untuk mengurangi dampaknya terhadap lingkungan. Pada saat yang sama, desain furnitur juga menekankan pengurangan limbah dan polusi, serta menekankan penggunaan sumber daya secara berkelanjutan.
2. Kecerdasan dan kepraktisan: Furnitur cerdas telah menjadi tren perkembangan penting, terutama bagi konsumen kelas atas yang lebih memperhatikan produk-produk cerdas. Kepraktisan furnitur juga penting, karena perlu memenuhi kebutuhan konsumen yang berbeda sekaligus menarik dan tahan lama, sehingga menghemat biaya operasional bagi hotel.
Desain Orisinal: Desain orisinal adalah kunci untuk menampilkan keunikan sebuah hotel. Dimulai dari aspek warna, material, dan kemegahan, memahami preferensi dan kebutuhan tamu, secara tidak langsung menghubungkan keduanya dengan seni, dan meninggalkan kesan yang baik pada konsumen.
3. Hiburan dan Interaksi: Untuk memenuhi kebutuhan tamu untuk bersantai dan melepas penat, hotel dapat menyediakan area rekreasi untuk hiburan dan interaksi, sehingga konsumen dapat bersantai dan merasa bahwa perjalanan ini berharga.
4. Layanan yang disesuaikan: Menyediakan layanan furnitur yang disesuaikan berdasarkan karakteristik hotel dan kebutuhan tamu. Misalnya, menyesuaikan tempat tidur, meja, dan kursi dengan ukuran yang sesuai berdasarkan ukuran dan tata letak kamar.
Penerapan teknologi inovatif: Dengan perkembangan teknologi, beberapa teknologi baru seperti rumah pintar, kasur pintar, pencahayaan pintar, dan lain-lain secara bertahap diterapkan pada furnitur hotel, memberikan layanan yang lebih nyaman, praktis, dan personal kepada para tamu.
5. Kenyamanan: Kenyamanan furnitur juga merupakan faktor pertimbangan penting. Misalnya, kelembutan dan kekerasan kasur, lebar sofa, dan lain sebagainya, semuanya perlu dirancang sesuai dengan ergonomi dan kebutuhan aktual pelanggan.
6. Karakteristik budaya regional: Perabotan hotel juga dapat mencerminkan karakteristik budaya lokal. Dengan memasukkan unsur budaya regional ke dalam desain, tamu dapat lebih memahami budaya dan sejarah setempat.
7. Kualitas dan Daya Tahan: Perabot hotel harus memiliki kualitas dan daya tahan tinggi untuk memastikan penggunaan jangka panjang dan kebutuhan pembersihan yang sering. Pemilihan material berkualitas tinggi dan pengerjaan yang teliti adalah kunci untuk memastikan kualitas.
8. Pengendalian biaya: Sambil memenuhi persyaratan di atas, kustomisasi furnitur hotel juga memerlukan pengendalian biaya yang wajar. Dengan mengoptimalkan desain, memilih bahan dan metode produksi yang ekonomis, keseimbangan antara pengendalian biaya dan jaminan kualitas dapat tercapai.
Waktu posting: 15 Januari 2024



