I. Gambaran Umum
Setelah mengalami dampak parah pandemi COVID-19, industri perhotelan AS secara bertahap pulih dan menunjukkan momentum pertumbuhan yang kuat. Dengan pulihnya ekonomi global dan pulihnya permintaan perjalanan konsumen, industri perhotelan AS akan memasuki era peluang baru pada tahun 2025. Permintaan terhadap industri perhotelan akan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk perubahan pasar pariwisata, kemajuan teknologi, perubahan permintaan konsumen, dan tren lingkungan serta pembangunan berkelanjutan. Laporan ini akan menganalisis secara mendalam perubahan permintaan, dinamika pasar, dan prospek industri perhotelan AS pada tahun 2025 untuk membantu pemasok furnitur hotel, investor, dan praktisi memahami denyut nadi pasar.
II. Status Terkini Pasar Industri Perhotelan AS
1. Pemulihan dan Pertumbuhan Pasar
Pada tahun 2023 dan 2024, permintaan terhadap industri perhotelan AS secara bertahap pulih, dan pertumbuhan pariwisata serta perjalanan bisnis mendorong pemulihan pasar. Menurut laporan dari American Hotel and Lodging Association (AHLA), pendapatan tahunan industri perhotelan AS diperkirakan akan kembali ke level sebelum pandemi pada tahun 2024, atau bahkan melebihinya. Pada tahun 2025, permintaan hotel akan terus tumbuh seiring kembalinya wisatawan internasional, meningkatnya permintaan pariwisata domestik, dan munculnya model pariwisata baru.
Prakiraan pertumbuhan permintaan untuk tahun 2025: Menurut STR (US Hotel Research), pada tahun 2025, tingkat hunian industri perhotelan AS akan terus meningkat, dengan pertumbuhan tahunan rata-rata sekitar 4%-5%.
Perbedaan regional di Amerika Serikat: Kecepatan pemulihan permintaan hotel di berbagai wilayah berbeda-beda. Pertumbuhan permintaan di kota-kota besar seperti New York, Los Angeles, dan Miami relatif stabil, sementara beberapa kota kecil dan menengah serta resor menunjukkan pertumbuhan yang lebih cepat.
2. Perubahan pola pariwisata
Prioritas utama pariwisata rekreasi: Permintaan perjalanan domestik di Amerika Serikat kuat, dan pariwisata rekreasi telah menjadi kekuatan utama yang mendorong pertumbuhan permintaan hotel. Terutama pada tahap "pariwisata balas dendam" setelah pandemi, konsumen lebih menyukai hotel resor, hotel butik, dan resor. Karena pelonggaran pembatasan perjalanan secara bertahap, wisatawan internasional akan kembali secara bertahap pada tahun 2025, terutama dari Eropa dan Amerika Latin.
Perjalanan bisnis mulai pulih: Meskipun perjalanan bisnis sangat terpengaruh selama pandemi, perjalanan bisnis secara bertahap pulih seiring meredanya pandemi dan dimulainya kembali aktivitas perusahaan. Terutama di pasar kelas atas dan pariwisata konferensi, akan ada pertumbuhan tertentu pada tahun 2025.
Permintaan akomodasi jangka panjang dan campuran: Karena popularitas kerja jarak jauh dan kantor fleksibel, permintaan akan hotel jangka panjang dan apartemen liburan telah meningkat pesat. Semakin banyak pelancong bisnis memilih untuk tinggal dalam waktu lama, terutama di kota-kota besar dan resor kelas atas.
III. Tren utama dalam permintaan hotel pada tahun 2025
1. Perlindungan lingkungan dan keberlanjutan
Seiring meningkatnya perhatian konsumen terhadap perlindungan lingkungan dan keberlanjutan, industri perhotelan juga secara aktif mengambil langkah-langkah perlindungan lingkungan. Pada tahun 2025, hotel-hotel di Amerika akan lebih memperhatikan penerapan sertifikasi lingkungan, teknologi hemat energi, dan furnitur berkelanjutan. Baik itu hotel mewah, hotel butik, maupun hotel ekonomi, semakin banyak hotel yang mengadopsi standar bangunan hijau, mempromosikan desain ramah lingkungan, dan membeli furnitur ramah lingkungan.
Sertifikasi hijau dan desain hemat energi: Semakin banyak hotel meningkatkan kinerja lingkungan mereka melalui sertifikasi LEED, standar bangunan hijau, dan teknologi hemat energi. Diperkirakan proporsi hotel hijau akan meningkat lebih lanjut pada tahun 2025.
Meningkatnya permintaan akan furnitur ramah lingkungan: Permintaan akan furnitur ramah lingkungan di hotel telah melonjak, termasuk penggunaan bahan terbarukan, lapisan non-toksik, peralatan hemat energi, dan lain-lain. Terutama di hotel dan resor berbintang tinggi, furnitur dan dekorasi ramah lingkungan menjadi semakin penting sebagai daya tarik penjualan untuk menarik konsumen.
2. Intelijen dan Digitalisasi
Hotel pintar menjadi tren penting dalam industri perhotelan AS, terutama di hotel dan resor besar, di mana aplikasi digital dan cerdas menjadi kunci untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan efisiensi operasional.
Kamar tamu pintar dan integrasi teknologi: Pada tahun 2025, kamar tamu pintar akan semakin populer, termasuk pengendalian pencahayaan, pendingin ruangan, dan tirai melalui asisten suara, kunci pintu pintar, sistem check-in dan check-out otomatis, dan lain-lain yang akan menjadi hal yang umum.
Pengalaman layanan mandiri dan tanpa kontak: Setelah pandemi, layanan tanpa kontak menjadi pilihan utama konsumen. Popularitas sistem check-in mandiri, check-out mandiri, dan kontrol kamar yang cerdas memenuhi kebutuhan konsumen akan layanan yang cepat, aman, dan efisien.
Realitas tertambah dan pengalaman virtual: Untuk meningkatkan pengalaman menginap para tamu, semakin banyak hotel akan mengadopsi teknologi realitas virtual (VR) dan realitas tertambah (AR) untuk menyediakan informasi perjalanan dan hotel interaktif, dan teknologi tersebut bahkan mungkin muncul di fasilitas hiburan dan konferensi di dalam hotel.
3. Merek hotel dan pengalaman yang dipersonalisasi
Permintaan konsumen akan pengalaman yang unik dan personal semakin meningkat, terutama di kalangan generasi muda, di mana permintaan akan kustomisasi dan branding semakin terlihat jelas. Sembari menyediakan layanan standar, hotel lebih memperhatikan penciptaan pengalaman yang personal dan sesuai dengan konteks lokal.
Desain unik dan kustomisasi personal: Hotel butik, hotel desain, dan hotel khusus semakin populer di pasar AS. Banyak hotel meningkatkan pengalaman menginap konsumen melalui desain arsitektur yang unik, furnitur yang disesuaikan, dan integrasi unsur budaya lokal.
Layanan yang dipersonalisasi di hotel mewah: Hotel kelas atas akan terus menyediakan layanan yang dipersonalisasi untuk memenuhi kebutuhan tamu akan kemewahan, kenyamanan, dan pengalaman eksklusif. Misalnya, furnitur hotel yang disesuaikan, layanan pelayan pribadi, dan fasilitas hiburan eksklusif merupakan cara penting bagi hotel mewah untuk menarik pelanggan dengan kekayaan bersih tinggi.
4. Pertumbuhan ekonomi dan hotel kelas menengah
Dengan penyesuaian anggaran konsumen dan peningkatan permintaan akan "nilai uang yang sepadan", permintaan akan hotel ekonomi dan menengah akan tumbuh pada tahun 2025. Terutama di kota-kota tingkat kedua dan daerah wisata populer di Amerika Serikat, konsumen lebih memperhatikan harga yang terjangkau dan pengalaman akomodasi berkualitas tinggi.
Hotel kelas menengah dan hotel untuk masa inap lama: Permintaan akan hotel kelas menengah dan hotel untuk masa inap lama telah meningkat, terutama di kalangan keluarga muda, pelancong jangka panjang, dan wisatawan kelas pekerja. Hotel-hotel semacam ini biasanya menawarkan harga yang wajar dan akomodasi yang nyaman, serta merupakan bagian penting dari pasar.
IV. Prospek dan Tantangan Masa Depan
1. Prospek Pasar
Pertumbuhan Permintaan yang Kuat: Diperkirakan pada tahun 2025, dengan pulihnya pariwisata domestik dan internasional serta diversifikasi permintaan konsumen, industri perhotelan AS akan mengalami pertumbuhan yang stabil. Terutama di bidang hotel mewah, hotel butik, dan resor, permintaan hotel akan semakin meningkat.
Transformasi Digital dan Konstruksi Cerdas: Transformasi digital hotel akan menjadi tren industri, terutama popularisasi fasilitas cerdas dan pengembangan layanan otomatis, yang akan semakin meningkatkan pengalaman pelanggan.
2. Tantangan
Kekurangan Tenaga Kerja: Terlepas dari pulihnya permintaan hotel, industri perhotelan AS menghadapi kekurangan tenaga kerja, terutama di posisi layanan garis depan. Operator hotel perlu secara aktif menyesuaikan strategi operasional mereka untuk menghadapi tantangan ini.
Tekanan Biaya: Dengan meningkatnya biaya material dan tenaga kerja, terutama investasi pada bangunan ramah lingkungan dan peralatan cerdas, hotel akan menghadapi tekanan biaya yang lebih besar dalam proses operasionalnya. Bagaimana menyeimbangkan biaya dan kualitas akan menjadi isu kunci di masa depan.
Kesimpulan
Industri perhotelan AS akan menunjukkan situasi pemulihan permintaan, diversifikasi pasar, dan inovasi teknologi pada tahun 2025. Mulai dari perubahan permintaan konsumen akan pengalaman akomodasi berkualitas tinggi hingga tren industri perlindungan lingkungan dan kecerdasan, industri perhotelan bergerak menuju arah yang lebih personal, berteknologi tinggi, dan ramah lingkungan. Bagi pemasok furnitur hotel, memahami tren ini dan menyediakan produk yang memenuhi permintaan pasar akan memberi mereka lebih banyak peluang dalam persaingan di masa depan.
Waktu posting: 09-Jan-2025



